1. Definisi E-Commerce
Definisi E-Commerce menurut kamus Wikipedia adalah Perdagangan Elektronik atau e-dagang (bahasa inggris: electronic commerce) yaitu penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui system elektronik seperti internet atau televisi, www dan jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventaris otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Definisi e-commerce yang sudah distandarkan dan disepakati bersama adalah E-commerce isa a dynamic set of technologies, applications, and business process that lonk enterprise, consumers, and communities through electronic transactions and the electronic exchange of goods, services, and information (Andi Sunarto,SEI : 2009).
  1. Sejarah Perkembangan E-Commerce
Tahun 1962, Licklider melakukan penelitian mengenai konsep networking. Pada tahun 1969 dari MIT  dan riset, Lawrence G Robert juga melakukan penelitian mengenai Internet yang dilahirkan dari riset pemerintah AS yang pada awalnya hanya untuk kalangan teknis di lembaga pemerintah, ilmuwan, dan penelitian akademis.
Pada tahun 1970-an muncul Electronic Fun Transfer (EFT) yang aplikasi saat itu terbatas hanya pada perusahaan-perusahaan besar. Selanjutnya Electronic Data Interchange (EDI) berkembang dari transaksi keuangan ke pemrosesan transaksi lain serta jumlah perusahaan yang berperan bertambah. Perkembangan teknologi yang sangat pesat pada tahun 1990-an, memunculkan aplikasi E-Commerce dari berbagai perusahaan sehingga terjadi komersialisasi Internet dan pertumbuhan perusahaan dot-coms, atau Internet start-ups yang semakin menjamur.
Awalnya, perdagangan elektronik merupakan aktivitas perdagangan yang hanya memanfaatkan transaksi komersial saja, misalnya mengirim dokumen komersial seperti pesanan pembelian secara elektronik. Kemudian berkembang menjadi suatu aktivitas yang mempunyai istilah yang lebih tepat yaitu perdagangan web (pembelian barang dan jasa melalui world wide web). Pada awalnya ketika web jurnalis memperkirakan bahwa e-commerce akan menjadi sebuah sektor ekonomi baru sehingga  pada era 1998 dan 2000-an, banyak bisnis di AS dan Eropa mengembangkan situs web perdagangan ini.
Perkembangan e-commerce di Indonesia sendiri telah ada sejak tahun 1996, dengan berdirinya Dyviacom Intrabuni atau D-Net (www.dnet.net.id) sebagai perintis transaksi online. Wahana transaksi berupa mall online yang di sebut D-Mall (diakses lewat D-Net) ini telah menampung sekitar 33 toko online atau merchant. Produk yang dijual bermacam-macam, mulai dari makanan, aksesori, pakaian, produk perkantoran sampai furniture.
Berdiri pula http://www.ecommerce-Indonesia.com tempat penjualan online berbasis internet yang memiliki fasilitas lengkap seperti bagian depan toko (storefront) dan shopping cart (keranjang belanja). Selain itu, ada juga Commerce Net Indonesia – yang beralamt di http://isp.commerce.net.id/. Sebagai Commerce Service Provider (CSP) pertama di Indonesia, Commerce Net Indonesia menawarkan kemudahan dalam melakukan jual beli di internet.
Indonesia sendiri telah bekerja sama dengan lembaga-lembaga yang membutuhkan e-commerce, untuk melayani konsumen seperti PT Telkom dan Bank Internatioanal Indonesia. Selain itu, terdapat pula tujuh situs yang menjadi anggota Commerce Net Indonesia, yaitu Plasa.com, Interactive Mall 2000, Officeland, Kompas Cyber Media, Mizan Online Telecommunication Mall dan Trikomsel.
Kehadiran e-commerce sebagai media transaksi baru ini tentunya menguntungkan banyak pihak baik pihak konsumen, maupun pihak produsen dan penjual (retailer). Dengan menggunakan internet, proses perniagaan dapat dilakukan dengan menghemat biaya dan waktu.
  1. Konsep Umum E-Commerce
E-Commerce merupakan salah satu teknologi yang berkembang pesat seiring dengan kehadiran internet dalam kehidupan kita. Banyak orang mendapatkan manfaat kemudahan berbisnis melalui media internet.
E-Commerce merupakan bagian e-bisnis. Dimana e-commerce  mengacu pada innternet untuk belanja online dan jangkauannya lebih sempit. Sebagai sub perangakat dari e-bisnis. Cara pembayaran pada penerapan e-commerce dilakukan melalui transfer uang secara digital seperti melalui account Paypal atau kartu kredit. Sedangkan e-bisnis mengacu pada internet tapi jangkaunnya lebih luas.
Hubungan bisnis terjadi ketika perusahaan atau individu berkomunikasi dengan klien atau nasabah melalui e-mail akan tetapi pemasaran atau penjualan dilakukan melalui internet. Cara ini dapat memberikan keuntungan berupa keamanan fleksibilitas dan efisiensi. Pembayaran dilakukan melalui pembayaran digital dengan menggunakan e-gold yang sudah diakui di seluruh dunia dalam melakukan transaksi online.
E-Commerce sendiri berasal dari layanan EDI (Electronic Data Interchange). Layanan EDI ini telah berkembang sedemikian pesatnya di negara-negara yang mempunyai jaringan komputer dan telepon. Jika elektronik seperti telepon, fax, hingga handphone untuk melakukan perniagaan atau perdagangan, sekarang ini kita dapat menggunakan internet untuk melakukan perniagaan.(Andi Sunarto,SEI :2009)
  1. Manfaat E-Commerce . (Andi Sunarto,SEI :2009).
a.      Manfaat E-commerce bagi Organisasi atau Perusahaan
1)      Kemampuan grafis Internet mampu memperlihatkan produk apa adanya serta dapat membuat brosur berwarna dan menyebarkanya tanpa ongkos atau biaya cetak.
2)      Berjualan di dunia maya Internet tidak mengenal hari libur dan hari besar, semua transaksi bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja.
3)      Tanpa batas-batas wilayah dan waktu, sehingga memberikan jangakuan pemasaran yang luas dan tak terbatas oleh  waktu.
4)      Revenue stream (arus pendapatan) yang baru yang mungkin sulit atau tidak dapat diperoleh melalui cara konvensional.
5)      Meningkatkan market exposure (pangsa pasar), dimana penggunaan e-commerce memungkinkan untuk meningkatkan pangsa pasar yang semula mempunyai pangsa pasar di dalam negeri saja, dengan adanya e-commerce maka pangsa pasar terjangkau luar negeri.
6)      Menurunkan biaya operasi (operating cost).
7)      Penghematan besar yang dimungkinkan melalui e-mail.
b.      Manfaat E-commerce bagi Konsumen
1)      Memungkinkan transaksi jual beli secara langsung dan mudah .
2)      Disentermination adalah proses meniadakan calo dan perantara.
3)      Menggunakan digital cash atau electronic cash (e-cash).
4)      Memberikan kesempatan kepada konsumen untuk mendapatkan produk atau service terbaik dari berbagai pilihan yang ada karena konsumen mendapatkan kesempatan untuk memilih berbagai jenis produk atau service secara langsung.
5)      Memberikan kesempatan kepada konsumen yang terpisah tempat tinggalnya, dari produsen untuk berinteraksi, berdiskusi, dan bertukar pengalaman.
c.       Manfaat E-commerce bagi Masyarakat
1)      Mengurangi pengangguran karena masyarakat semakin bergairah untuk berbisnis dengan cara kerja yang gampang dan tanpa modal yang besar.
2)      Meningkatkan daya kreativitas masyarakat.
3)      Semakin banyak manusia yang bekerja dan beraktifitas di rumah dengan menggunakan internet berarti mengurangi perjalanan untuk bekerja, belanja, dan aktifitas lainnya sehingga mengurangi kemacetan jalan dan mereduksi polusi udara.
4)      Meningkatkan daya beli dan kesempatan masyarakat untuk mendapatkan produk atau service yang terbaik karena perusahaan yang mengeluarkan produk atau service dapat menjualnya lebih murah karena biaya produksi yang rendah.
  1. Klasifikasi  E-Commerce
E-commerce telah memberikan pengaruh yang besar terhadap pertumbuhan tata sosial ekonomi masyarakat. E-commerce telah menjadi bagian penting dari sektor bisnis yang bersifat private atau umum.Secara umum, e-commerce dapat diklasifikasikan menjadi  enam  jenis yaitu:
a.      Business to Busines (B2B).
1)      Trading Partners yang sudah diketahui dan umumnya memiliki hubungan yang cukup lama. Informasi hanya dipertukarkan dengan partner tersebut sehingga jenis informasi yang dikirimkan dapat disusun sesuai kebutuhan dan kepercayaan.
2)      Pertukaran data (data exchange) berlangsung berulang-ulang dan secara berkala, dengan format data yang sudah disepakati bersama sehingga memudahkan pertukaran data untuk dua entitas yang menggunakan standar yang sama.
3)      Salah satu pelaku dapat melakukan inisiatif untuk mengirim data, tidak harus menunggu partner. Dimana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua belah pihak.
4)      Model yang umum digunakan adalah per-to-per di mana processing intellegence dapat didistribusikan di kedua belah pihak.
b.      Bussines to Consummer (B2C).
Bussines to Consummer (B2C) merupakan transaksi ritel dengan pembeli individual. Selain itu Bussines to Consummer (B2C) juga dapat berarti mekanisme toko online (electronic shopping mall) yaitu transakasi antara e-merchant dengan e-costumer.
Karakteristik Bussines to Consummer (B2C) adalah sebagai berikut:
1)      Terbuka untuk umum di mana informasi disebarkan ke umum.
2)      Layanan yang siberikan bersifat umum (generic) dengan mekanisme yang dapat digunakan oleh khalayak ramai.
3)      Layanan diberikan berdasarkan permohonan (on demand). Konsumen melakukan inisiatif dan produsen harus siap memberikan respon sesuai dengan permohonan.
4)      Pendekatan client-server sering digunakan di mana diambil asumsi klien (consummer) menggunakan sistem yang minimal (berbasis web) dan processing (bussines procedure) diletakan di sisi server.
c.       Consummer to Consummer (C2C).
Consummer to Consummer (C2C) merupakan transaksi dimana konsumen menjual produk secara langsung kepada konsumen lainnya. Selain itu, seorang individu juga bisa mengiklankan produknya berupa barang atau jasa, pengetahuan, atau keahliannya di salah satu situs (web) lelang.
d.      Consummer to Bussines (C2B).
Consummer to Bussines (C2B) merupakan individu yang menjual produk atau jasa kepada organisasi dan individu yang mencari penjual dan melakukan transaksi.
e.       Non-Bussines Electronic Commerce.
Non-Bussines Electronic Commerce  meliputi kegiatan non bisnis seperti kegiatan lembaga pendidikan, organisasi nirlaba, keagamaan dan lain-lain.
f.       Intrabussines (Organizational) Electronic Commerce.
Kegiatan ini meliputi semua aktivitas internal organisasi melalui internet untuk melakukan pertukaran barang, jasa, dan informasi serta menjual produk perusahaan kepada karyawan, dan lai-lain. .(Andi Sunarto,SEI :2009)

C.  Sistem Pembayaran dalam E-commerce
1.      Sistem Pembayaran yang Dibutuhkan
Sistem-sistem pembayaran menurut Andi Sunarto,SEI :2009 adalah melalui internet yang aman merupakan hal yang penting dalam dunia bisnis online karen alasan-alasan berikut ini:
a.       Jika pelaku e-commerce tidak mengatur untuk meneima kartu kredit secara aman melalui internet, maka sistem pembayaran yang dipakai dapat meninmbulkan penipuan atau pemalsuan kartu kredit.
b.      Sistem-sistem pembayaran yang aman di internet merupakan daya tarik bagi calon pelanggan dan keyakinan mengenai legitimasi kepada siapa mereka membeli atau membayar.
2.      Model-model Pembayaran Online
a.      Paypal     
Paypal adalah salah satu alat pembayaran (payment processor) teraman dan banyak digunakan di dunia internet. Saat ini, orang Indonesia sudah dapat memindahkan uang yang berada di account Paypal langsung ke rekeningnya. Pengguna internet dapat membeli barang di ebay, lisensi sofware original, keanggotaan situs, urusan bisnis, mengirim dan menerima donasi atau sumbangan dan mengirim uang ke pengguna Paypal lain di seluruh dunia.
Paypal mengatasi kekurangan dalam pengiriman uang tradisional seperti cek atau money order yang prosesnya memakan waktu yang lama. Paypal tidak berbeda dengan rekening bank. Hal pertama yang perlu di lakukan adalah membuat account kemudian mengisi account tersebut dengan dana dari kartu kredit atau mentransfer dari account Paypal orang lain ke balance Paypal. Jika proses sudah di selesaikan, sudah dapat menggunakan account Paypal untuk bertransaksi.
Pada bulan Februari 2008 Paypal sudah menerima 190 negara dan 16 mata uang. Penguna Paypal di Indonesia masih harus menggunakan hitungan US dollar karena rupiah belum ada di Paypal.
Ebay adalah tempat jual-beli online terbesar di dunia. Anda dapat mencari dan membeli apapun, mulai dari barang dari elektronik, kendaraan hingga barang-barang langka dari seluruh pengguna ebay di dunia. Cara pembayaran utama di ebay adalah dengan Paypal karena lebih aman dan otomatis, meskipun ada penjual yang menerima pembayaran dengan cara lain (Andi Sunarto,SEI :2009).
b.      Kartu Kredit
Kartu kredit dapat digunakan sebagai alat pembayaran dengan terlebih dahulu mendaftarkan diri Anda sebagai konsumen pada web tersebut. Selain kartu kredit, sebagi alat pembayaran alternatif, bisa menggunakan e-cash, yaitu sebuah account khusus untuk pembayaran melalui internet. Account tersebut dibuka dengan kartu kredit yang dimiliki sebelumnya. Konsumen perlu mengisi account e-cash-nya untuk digunakan.
c.       Smart Card
Di Singapura, smartcard di kenal dengan istilah cash card. Pemakaian smartcard hampir sam dengan pemakaian kartu ATM yang biasa digunakan untuk berbelanja. Pada saat transaksi, uang di-debet langsung dari account di bank. Untuk pembayaran di internet, konsumen harus memiliki smart card reader. Dalam penggunaanya, alat khusus ini disambungkan ke port serial di komputer. Ketika malakukan transaksi, kartu smartcard harus di gesekkan pada alat tersebut agar chip yang terdapat di kartu tersebut dapat dibaca oleh komputer. Penggunaan sistem pembayaran menggunakan software bernama e-wallet.
d.      iCheck      
iCheck adalah metode pembayaran dengan menggunakan cek pembayaran ini membutuhkan nomor cek milik konsumen.
e.       E-Gold
E-Gold dapat diperoleh dengan membuka rekening gratis di www.E-gold adalah pembayaran virtual yang cukup digemari oleh penjual e-book dan sofware di internet. Dari segi keamanan, ada robot yang selalu mengganti PIN dan mengirimnya ke e-mail saat Anda membutuhkannya. E-Gold dapat dibeli atau di jual pada web-web penyedia jenis pembayaran ini, misalnya www.greatachiever.com.

3.      Model Pembayaran Paypal
Saat ini, Paypal merupakan alat pembayaran online yang paling aman. Paypal memberikan kebijaksanaan perlindungan tertulis untuk pembeli. Pembeli yang menggunakan paypal dapat melakukan komplain dalam waktu 45 hari jika pembeli belum mendapatkan barang yang dipesan atau jika barang yang dipesan tidak sesuai deskripsi yang diberitahukan penjual. Jika pembeli menggunakan kartu kredit akan mendapatkan pengembalian uang atau chargeback dari perusahaan kartu kredit.
Paypal juga melindungi penjual dari pengembalian uang atau komplain yang tidak benar dari pembeli setelah dilakukan pembuktian. Kebijakan perlindungan tertulis untuk penjual dirancang untuk melindungi penjual dari klaim pembeli yang mengaku telah megirim uang  akan tetapi  tidak terdapat catatan bukti pembayaran dan catatan transaksi. Setiap pembelian menggunakan paypal selalu ada catatan bukti di account paypal pengirim dan penerima uang nantinya dijadikan sebagi bukti bahwa telah terjadi transaksi keuangan. Penggunaan sarana pembayaran online paypal lebih aman dari alat pembayaran online lain baik bagi pembeli atau penjual.
a.      Sejarah Paypal
Perusahaan Paypal (Paypal Corp.) yang di kenal sekarang adalah penghubungan antara perusahaan “Confinity” dan “X.com” pada tahun 2000. Confinity didirikan pada bulan Desember 1998 oleh Peter Thiel dan Max Levchin. Pada awalnya, Paypal  digunakan sebagi alat pembayaran Palm Pilot dan sebagian perusahaan kriptografi. Sedangkan X.com didirikan oleh Elon Musk pada bulan Maret 1999, yaitu perusahaan penyedia jasa perencanaan keuangan University Avenue di Palo Alto, Calivornia.
Ebay melihat perkembangan penggunaan Paypal dan menyimpulkan bahwa Paypal cocok sebagai salah satu alat pembayaran di ebay. Pada bulan Mei 1999 ebay membeli Billpoint dan menjadikannya sebagai pembayaran utama Ebay saat itu.

Ebay membuat Billpoitnt khusus yang hanya digunakan sebagai alat pembayaran di Ebay saja. Akan tetapi, karena masyarakat lebih menyukai Paypal yang ianggap lebih mudah dan libih aman pada bulan Februari 2000, rata-rata ada 200.000 penawaran barang per hari yang menggunakan Paypal sedangkan Billpont hanya 4.000 penawaran. Pada bulan April 2000 lebih 1 juta penawaran menggunakan Paypal. .(Andi Sunarto,SEI :2009)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top
Blogger Template